Thursday, 4 December 2014

Jenis Jenis Ikan Cupang - Peluang Usaha Bubidaya Ikan Hias ... - Blog Jenis - Jenis Ikan

<b>Jenis Jenis Ikan</b> Cupang - Peluang Usaha Bubidaya Ikan Hias <b>...</b> - Blog Jenis - Jenis Ikan


<b>Jenis Jenis Ikan</b> Cupang - Peluang Usaha Bubidaya Ikan Hias <b>...</b>

Posted: 23 Nov 2014 02:28 AM PST


Ads by Google

Ikan Cupang yang terkenal galak tapi jadi salah satu jenis ikan hias air tawar favorite, kalo Anda penggemar ikan hias jenis Cupang ini kenapa tidak mencoba mengembangkannya menjadi usaha pribadi yang bisa mendatangkan kesenangan juga mendatangkan keuntungan?

Ikan Cupang adalah salah satu jenis ikan air tawar yang habitat asalnya adalah beberapa negara di Asia Tenggara, ikan Cupang dapat ditemiu antara lain di Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Ikan ini mempunyai bentuk dan karakter yang unik, agak gemuk dan cenderung galak atau agresif dalam mempertahankan wilayahnya.

Jika dicampur dengan ikan lain dalam satu wadah maka dapat dipastikan ikan Cupang akan sering membuat ulah karena iya memang sering menyerang ikan ikan lainnya. Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu :
cupang hias
cupang aduan
cupang liar

Cupang masuk dalam jenis ikan hias yang bandel dan tahan hidup bahkan dikondisi yang hanya sedikit terdapat sirkulasi udara.

Ikan Cupang adalah ikan hias khas wilayah Asia Tenggara, ikan ini termasuk ikan bandel dan tahan banting. Ikan hias jenis Cupang bisa bertahan hidup di dalam air yang tenang seperti dalam toples yang bahkan tanpa gelembung gelembung air seperti dalam akuarium. Hal ini karena ikan Cupang emmang bisa hidup di dalam air yang dangkal dan minim oksigen.

Selain diminati sebagi ikan hias, ikan Cupang juga dijadikan ikan aduan. Sangat tidak disarankan menyampur ikan Cupang dengan ikan lainnya karena Cupang nakal dan agresif.

Ada banyak jenis ikan Cupang yang berbeda berdasarkan tempat asalnya, kira kira varian ikan cupang yang saat ini dikenal sebagai berikut

Betta pugnax (Forest Betta), Betta taeniata (Banned Betta), Betta macrostoma (Bruney Beauty), Betta unimaculata (Golden Slender), Betta picta (Painted Betta), Betta anabantoides (Pearly Betta), Betta edithae (Betta Brederi), Betta foerschi (Purple Saphire Betta), Betta akarensis (Sarawak Betta), Betta coccina (Clorat's Betta), Betta bellica (Standard's Betta), Betta tesyae (Peaceful Betta), Betta smaragdina (Emerald Betta), Betta imbelis (Slugger's Betta), Betta splendens (Siamese Fighting Fish)

Jenis jenis Cupang Hias antara lain seperti :

Halfmoon, Crowntail (ekor mahkota), Double tail (ekor ganda), Plakat Halfmoon, Giant (cupang raksasa)
Penggemar ikan hias atau bukan Anda tetap bisa menjajagi peluang usaha ikan hias sebagai salah satu pilihan usaha Anda. Belajar lebih banyak tentang ikan hias jika ingin membudidayakan dan menjualnya.

peluang usaha budidaya ikan cupang

Wednesday, 3 December 2014

Jenis-Jenis Ikan Langka Perairan Indonesia | GOMUMU - Blog Jenis - Jenis Ikan

<b>Jenis</b>-<b>Jenis Ikan</b> Langka Perairan Indonesia | GOMUMU - Blog Jenis - Jenis Ikan


<b>Jenis</b>-<b>Jenis Ikan</b> Langka Perairan Indonesia | GOMUMU

Posted: 19 Aug 2014 01:06 AM PDT

Ikan merupakan jenis makhluk hidup akuatik yang mudah dijumpai di berbagai tempat di Indonesia. Jenis-jenis ikan di perairan Indonesia sangat beragam, mulai dari jenis ikan air tawar (sungai, danau, dan rawa), air payau (estuari), hingga jenis ikan air asin (laut). 

Menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), jenis ikan di perairan indonesia mencapai 4000 hingga 6000 jenis. Sebagian besar jenis ikan tersebut belum teridentifikasi atau belum diketahui secara ilmiah. LIPI sendiri hingga saat ini telah mengoleksi sekitar 1300 jenis ikan perairan Indonesia. 

Beberapa jenis ikan perairan Indonesia populasinya kini semakin menurun dan sebagian lagi terancam punah atau langka. Jenis-jenis ikan Indonesia yang langka tersebut mengalami ancaman akibat berbagai faktor seperti pembukaan lahan, penangkapan tanpa etika lingkungan, overfishing dan kerusakan lingkungan.

Penyebab Jenis Ikan Indonesia Menjadi Langka
Indonesia memang memiliki kekayaan ribuan jenis ikan. Namun jenis-jenis ikan tersebut pada saat ini banyak yang harus diperhatikan karena mengalami ancaman serius. Jenis-jenis ikan laut seperti, hiu, paus, dan lumba-lumba banyak yang mengalami ancaman diberbagai tempat dipelosok negeri. Mereka diburu untuk diperdagangkan. Oleh karena itulah penurunan populasinya terjadi sangat signifikan akhir-akhir ini. Pada saat ini perburuan tersebut sudah dilarang oleh pemerintah.

Seperti halnya jenis ikan laut diatas, bahkan jenis ikan yang dahulu sangat mudah dijumpai seperti ikan Belida pada saat ini terancam dan semakin sulit dijumpai.

Selain faktor yang disebutkan diatas, tentunya masih banyak sekali faktor peyebab menurunnya populasi jenis-jenis ikan Indonesia. Beberapa jenis ikan menjadi langka karena mengalami tekanan lingkungan yang luar biasa. Berbagai jenis ikan seperti Pesut Mahakam dan Hiu Sentani menjadi langka karena menyusutnya habitat yang menjadi tempat hidupnya. Selain itu pembukaan hutan secara besar-besaran untuk industri kelapa sawit di Kalimantan menyebabkan pesut mahakam menjadi salah satu jenis ikan (mamalia) paling terancam punah. 

Beberapa jenis ikan lainnya menjadi terancam atau langka karena over fishing dan penggunaan alat tangkap ikan tidak ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan seperti pukat harimau (muroami), putas (racun sianida), dan bom ikan dapat menghancurkan kelangsungan jenis ikan Indonesia. Selain itu populasi manusia yang melonjak dengan sangat menyebabkan pemenuhan kebutuhan menjadi tinggi. lahan-lahan digantikan dengan bangunan-bangunan manusia. Pembangunan ekonomi pada saat ini bahkan banyak yang mengindahkan dampak lingkungan. Pembangunan DAM, PLTA, atau Bendungan tanpa memperhatikan dampak lingkungan dapat saja memutus jalur migrasi jenis-jenis ikan yang bermigrasi ke daerah hulu, seperti halnya ikan sidat. Ikan yang tidak dapat bermigrasi tidak akan dapat melakukan peneluran untuk beregeneras, sehingga bisa dipastikan populasinya menurun dan lambat laun dapat terancam punah.

Catatan terakhir yang perlu kita ketahui bahwa penurunan populasi jenis-jenis ikan sebagian besar karena rusaknya habitat. Penebangan hutan mangrouve dapat menghilangkan tempat utama berbiak jenis-jenis ikan laut dan estuari. Sebagai contoh, sejak pembukaan tambak di Pesisir Timur Lampung pada tahun 80'an menyebabkan ribuan nelayan harus pergi ratusan Km untuk mencari ikan. Berbagai jenis ikan membutuhkan komponen lingkungan yang sesuai untuk hidup. Dengan hilangnya berbagai komponen lingkungan tersebut menyebabkan berbagai jenis ikan tidak mampu bertahan.

Jenis Ikan Langka Indonesia
Ternyata sudah banyak sekali jenis ikan perairan Indonesia yang terancam dan menjadi langka. Selain jenis-jenis yang umum seperti ikan napoleon, peang atau arwana, belida, pesut, hiu sentani, ikan raja laut,  dll. Ternyata masih banyak jenis ikan yang populasinya terus menurun dan menjadi langka. Beberapa jenis diantaranya masih belum familiar ditelinga kita. Berikut Gomumu himpun secara singkat pada bahasan dibawah ini: 

  1. Ikan Balashark
    Ikan Balashark atau Radiangaus (Balantiocheilos melanopterus) merupakan jenis ikan hias yang banyak dipelihara oleh masyarakat. Ikan kecil yang dapat ditemukan di Pulau Sumatera, Pennisular Malaysia, dan Kalimantan ini populasinya kian hari kian menyusut dan diambang kepunahan. Bahkan kalau dilihat dari status konservasinya, IUCN telah memasukannya dalam status vurnerable (Vu) atau rentan, dimana beresiko tinggi terhadap kepunahan. Ikan Balashark banyak yang ditemukan telah punah secara regional di beberapa tempat. Di Indonesia tepatnya di Danau Sentarum, Kalimantan, pada tahun 1993-1995 dilaporkan terjadi penurunan populasi yang sangat drastis sejak tahun 1975.

  2. Wader Goa
    Ikan Wader Goa (Puntius microps) merupakan ikan wader endemik Pulau Jawa yang biasa ditemukan di goa-goa. Oleh karena itulah ikan ini dinamai sebagai ikan wader goa. Biasanya wader goa hidup pada badan air di dalam goa yang gelap. Dalam sebuah penelitian diungkapkan bahwa indra pengelihatan ikan ini tidak aktif atau bisa dikatakan ikan ini buta. Di Indonesia jenis ikan ini dilindungi oleh PP Nomor 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

  3. Ikan Kadal atau Selusur Maninjau
    Ikan Kadal (Homaloptera gymnogaster) merupakan jenis ikan asli Indonesia yang dapat ditemukan di Pulau Sumatera. Jenis  ikan yang dapat ditemukan di perairan berarus deras atau jeram pada dataran tinggi ini pernah tercatat di Danau Maninjau, Jambi, Sungai Bohorok Sumatera Utara, dan Danau Gunung Tujuh perbatasan antara Jambi dan Sumatera Barat. Seperti halnya ikan wader goa, ikan kadal juga dilindungi oleh PP Nomor 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

Melihat alam sekitar, Berfikir, Menulis, dan Berbagi....
Semoga alam selalu lestari dan memberikan kemanfaatannya bagi semua makhluk hidup. Salam Hijau @Gomumu - Situs Hijau Indonesia

Sunday, 30 November 2014

Jenis Jenis Ikan Cupang - Peluang Usaha Bubidaya Ikan Hias ... - Blog Jenis - Jenis Ikan

<b>Jenis Jenis Ikan</b> Cupang - Peluang Usaha Bubidaya Ikan Hias <b>...</b> - Blog Jenis - Jenis Ikan


<b>Jenis Jenis Ikan</b> Cupang - Peluang Usaha Bubidaya Ikan Hias <b>...</b>

Posted: 23 Nov 2014 02:28 AM PST


Ads by Google

Ikan Cupang yang terkenal galak tapi jadi salah satu jenis ikan hias air tawar favorite, kalo Anda penggemar ikan hias jenis Cupang ini kenapa tidak mencoba mengembangkannya menjadi usaha pribadi yang bisa mendatangkan kesenangan juga mendatangkan keuntungan?

Ikan Cupang adalah salah satu jenis ikan air tawar yang habitat asalnya adalah beberapa negara di Asia Tenggara, ikan Cupang dapat ditemiu antara lain di Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Ikan ini mempunyai bentuk dan karakter yang unik, agak gemuk dan cenderung galak atau agresif dalam mempertahankan wilayahnya.

Jika dicampur dengan ikan lain dalam satu wadah maka dapat dipastikan ikan Cupang akan sering membuat ulah karena iya memang sering menyerang ikan ikan lainnya. Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu :
cupang hias
cupang aduan
cupang liar

Cupang masuk dalam jenis ikan hias yang bandel dan tahan hidup bahkan dikondisi yang hanya sedikit terdapat sirkulasi udara.

Ikan Cupang adalah ikan hias khas wilayah Asia Tenggara, ikan ini termasuk ikan bandel dan tahan banting. Ikan hias jenis Cupang bisa bertahan hidup di dalam air yang tenang seperti dalam toples yang bahkan tanpa gelembung gelembung air seperti dalam akuarium. Hal ini karena ikan Cupang emmang bisa hidup di dalam air yang dangkal dan minim oksigen.

Selain diminati sebagi ikan hias, ikan Cupang juga dijadikan ikan aduan. Sangat tidak disarankan menyampur ikan Cupang dengan ikan lainnya karena Cupang nakal dan agresif.

Ada banyak jenis ikan Cupang yang berbeda berdasarkan tempat asalnya, kira kira varian ikan cupang yang saat ini dikenal sebagai berikut

Betta pugnax (Forest Betta), Betta taeniata (Banned Betta), Betta macrostoma (Bruney Beauty), Betta unimaculata (Golden Slender), Betta picta (Painted Betta), Betta anabantoides (Pearly Betta), Betta edithae (Betta Brederi), Betta foerschi (Purple Saphire Betta), Betta akarensis (Sarawak Betta), Betta coccina (Clorat's Betta), Betta bellica (Standard's Betta), Betta tesyae (Peaceful Betta), Betta smaragdina (Emerald Betta), Betta imbelis (Slugger's Betta), Betta splendens (Siamese Fighting Fish)

Jenis jenis Cupang Hias antara lain seperti :

Halfmoon, Crowntail (ekor mahkota), Double tail (ekor ganda), Plakat Halfmoon, Giant (cupang raksasa)
Penggemar ikan hias atau bukan Anda tetap bisa menjajagi peluang usaha ikan hias sebagai salah satu pilihan usaha Anda. Belajar lebih banyak tentang ikan hias jika ingin membudidayakan dan menjualnya.

peluang usaha budidaya ikan cupang

<b>Jenis Ikan</b> Akuarium yang Membawa Keberuntungan | Dunianya <b>...</b>

Posted: 17 Nov 2014 07:33 PM PST

Ikan di akuarium.
SAUNG99 - Ini adalah fakta umum yang dikenal di masyarakat bahwa, ikan di akuarium membawa keberuntungan dan kemakmuran bagi rumah. Kedua fakta tersebut menurut Feng Shui dan India Vastu, ikan akuarium adalah pertanda baik untuk rumah.

Hal ini dikarenakan ikan hidup di air, dan segala jenis sumber air dianggap baik untuk menyerap energi buruk di dalam rumah Anda. Selain itu, ikan akuarium juga baik untuk meningkatkan konsentrasi Anda. Ikan adalah hewan peliharaan yang tidak mengganggu gaya hidup Anda.

Anda tidak perlu mengambil terlalu banyak melakukan perawatan. Anda hanya perlu memberi mereka makan dan membersihkan tangki setiap dua minggu. Itu sebabnya, ikan akuarium menjadi simbol keberuntungan.

Namun semua jenis ikan di akuarium membawa keberuntungan, hanya beberapa jenis ikan saja. Berikut adalah karakteristik ikan yang membuat bisa membuat Anda beruntung:

Berwarna
Ikan laut dapat memiliki beberapa warna yang benar-benar membuat semangat. Umumnya memiliki warna menyala yang baik untuk mata dan suasana hati Anda. Itulah mengapa ikan berwarna-warni seperti ikan mas atau mollies, dapat dianggap ikan akuarium yang beruntung untuk rumah Anda.

Aktif
Ikan malas tidak menarik untuk dilihat. Beberapa ikan seperti ikan cahaya bulan sangat malas, mereka tidak berenang seluruh tangki. Tetapi beberapa keturunan kecil ikan seperti guppy adalah perenang yang sangat cepat. Mereka memiliki refleks yang luar biasa, dan menonton mereka berenang di dalam akuarium baik untuk konsentrasi Anda.

Tidak agresif
Jangan menyimpan ikan karnivora dan agresif sebagai hewan peliharaan. Ikan seperti hiu dan piranha tidak membawa keberuntungan untuk rumah, Anda karena mereka terlalu agresif. Cara terbaik adalah untuk memiliki ikan damai seperti ikan emas di akuarium.

Tidak terlalu besar
Ikan yang tumbuh menjadi besar tidak sangat baik untuk rumah Anda. Memiliki monster dalam tangki ikan, sangat tidak dianjurkan dari sudut pandang Vastu. Akuarium ikan tersebut tidak beruntung untuk rumah Anda. Mollies dan tetras dan lainnya adalah ikan yang tumbuh ke ukuran kecil atau menengah. (Boldsky)

Mengenal <b>Jenis Jenis Ikan</b> Mas Koki, Sifat Dasar - Foto Hewan

Posted: 09 Dec 2013 03:48 AM PST

Mengenal Jenis Jenis Ikan Mas Koki, Sifat Dasar | Ikan jenis ini merupakan ikan hias yang banyak digemari oleh para pecinta ikan hias maupun orang awam karena bentuknya yang unik dan warnanya yang cukup menarik. Ikan koki atau dalam bahasa latin disebut carrasius auratus merupakan salah satu jenis ikan tawar yang cukup populer di kalangan pecinta ikan hias air tawar. Ikan jenis ini mempunyai bentuk tubuh yang unik diantaranya berbentuk bulat dan menyerupai torpedo dengan bagian ekor yang bervariasi tergantung jenisnya yang semakin membuat ikan jenis ini banyak disukai. Selain itu, ikan ini mempunyai warna yang sangat menarik karena banyak terdapat variasi warna dalam setiap jenisnya. Ikan ini juga terkenal akan gerakannya yang cukup unik. Ikan koki pertama kali dibudidayakan sekitatr tahun 960 masehi dan saat ini mulai banyak jenis ikan koki yang beraneka ragam dimana jenis-jenis tersebut merupakan hasil perkawinan silang dengan jenis ikan lain. Berikut beberapa jenis ikan koki ya ng cukup populer :

ikan koki mutiara

  1. Bubble eye atau sering kita kenal dengan ikan koki balon

Ikan koki jenis ini mempunyai bentuk tubuh yang relatif sama dengan ikan koki biasanya, namun yang membedakan adalah terdapatnya sebuah kantong yang menyerupai balon dibawah mata ikan koki tersebut. Selain itu, ikan koki jenis ini tidak mempunyai sirip di tubuhnya.

  1. Telescope eye atau ikan koki mata besar

Ikan koki jenis telescope eye mempunyai ciri khas dimana kedua mata ikan koki tersebut menonjol dengan ukuran yang cukup besar.

  1. Lion head atau ikan koki kepala singa

Sesuai dengan namanya, ikan koki jenis ini mempunyai kepala menyerupai singa yaitu dengan adanya jambul di kepala ikan koki ini

  1. Butterfly tail atau ikan koki ekor kupu-kupu

Iakn koki jenis ini mempunyai ciri khas yaitu ekornya yang menyerupai sayap kupu-kupu. Ikan ini mempunyai bentuk tubuh menyerupai torpedo dengan bebrapa bagian tubuhnya berwarna merah. Ikan koki jenis ini termasuk ikan yang langka.

  1. Chinsurin atau ikan koki mutiara

Ikan koki jenis ini sangat mudah dikenali karena ditubuh ikan ini benyak terdapat benjolan-benjolan kecil yang menyerupai bentuk mutiara.

dan mungkin cukup sekian informasi mengenai Mengenal Jenis Jenis Ikan Mas Koki, Sifat Dasar semoga bermanfaat utnuk anda,  dan anda juga bisa melihat informasi tentang Simpanse

Lyn_PutryAll: <b>Jenis</b>-<b>Jenis Ikan</b> fatin dan Budidayanya

Posted: 17 Nov 2014 10:46 PM PST

JENIS-JENIS IKAN PATIN

1. Patin Bangkok

Pangasianodon hypopthalmus, 

ukuran maksimal : 1,5 meter
Nama lain : Jambal siam
Distribusi : Citarum (Jabar) dan Batang Hari (Sumatra)



2.Patin Langu 1

Helichopagus typus, 

Ukuran maksimal : 60 cm
Distribusi : Musi, Batanghari, Kapuas, Mahakam

3. Patin Langu 2
Helicophagus waandersii, 

Ukuran Maksimal : 80 cm
Distribusi : Kampar, Batanghari, Musi, Tulang Bawang

4. Patin Kapuas
Pangasius macronema, 

Ukuran Maksimal : 20 cm
Distribusi : Kapuas

5. Patin Juaro
Pangasius micronema, 

Ukuran Maksimal : 60 cm
Distribusi : Bengawan Solo (Ikan wagal) dan Brantas (Ikan jendil), 

Sumatra : Rokan, Kampar, Kuantan, BatangHari, Musi, Tulang Bawang (ikan lais/ juaro), Kapuas dan Barito (Ikan riu) dan di Mahakam (Ikan Lancang)

6. Patin Lawang
Pangasius polyuranodon, 

Ukuran Maksimal : 80 cm
Distribusi : Barito (ikan Lawang), Mahakam (ikan lancang balu), Kapuas dan Katingan (ikan Juaro), 

Sumatra : Rokan, Kampar, Kuantan, BatangHari, Musi, Tulang Bawang (ikan Juaro)

7. Patin Tumau
Pangasius rheophilus, 

Ukuran Maksimal : 75 cm
Distribusi : sungai Kayan, kaltim

BUDIDAYA IKAN PATIN

A.    SEJARAH SINGKAT

Ikan patin merupakan jenis ikan konsumsi air tawar, berbadan panjang berwarna putih perak dengan punggung berwarna kebiru-biruan. Ikan patin dikenal sebagai komoditi yang berprospek cerah, karena memiliki harga jual yang tinggi. Hal inilah yang menyebabkan ikan patin mendapat perhatian dan diminati oleh para pengusaha untuk membudidayakannya. Ikan ini cukup responsif terhadap pemberian makanan tambahan. Pada pembudidayaan, dalam usia enam bulan ikan patin bisa mencapai panjang 35-40 cm. Sebagai keluarga Pangasidae, ikan ini tidak membutuhkan perairan yang mengalir untuk "membongsorkan" tubuhnya. Pada perairan yang tidak mengalir dengan kandungan oksigen rendahpun sudah memenuhi syarat untuk membesarkan ikan ini.

Ikan patin berbadan panjang untuk ukuran ikan tawar lokal, warna putih seperti perak, punggung berwarna kebiru-biruan. Kepala ikan patin relatif kecil, mulut terletak di ujung kepala agak di sebelah bawah (merupakan ciri khas golongan catfish). Pada sudut mulutnya terdapat dua pasang kumis pendek yang berfungsi sebagai peraba.

B.    MANFAAT.

1. Sebagai sumber penyediaan protein hewani.

2. Sebagai ikan hias.

C.    PERSYARATAN LOKASI.

  1. Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung, tidak berporos. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam.
  2. Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5% untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.
  3. Apabila pembesaran patin dilakukan dengan jala apung yang dipasang disungai maka lokasi yang tepat yaitu sungai yang berarus lambat.
  4. Kualitas air untuk pemeliharaan ikan patin harus bersih, tidak terlalu keruhdan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbah pabrik. Kualitas air harus diperhatikan, untuk menghindari timbulnya jamur, maka perlu ditambahkan larutan penghambat pertumbuhan jamur (Emolin atau Blitzich dengan dosis 0,05 cc/liter).
  5. Suhu air yang baik pada saat penetasan telur menjadi larva di akuarium adalah antara 26–28 derajat C. Pada daerah-daerah yang suhu airnya relatif  rendah diperlukan heater (pemanas) untuk mencapai suhu optimal yang relatif stabil.
  6. Keasaman air berkisar antara: 6,5–7.

D.    PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA.

1.    Persiapan Sarana dan Peralatan.

a.    Pembuatan Kolam

  • Lokasi kolam dicari yang dekat dengan sumber air dan bebas banjir. Dimensi kolam adalah 16M X 4M X 1M = 64M2.
  • Kolam tersebut dapat menampung 1000-1500 ekor ikan patin.
  • Pipa dipasang di sisi kolam sebagai saluran pembuangan, agar kolam tidak kepenuhan dan tumpah.
  • Setelah kolam diisi dengan air, campurkan air kolam dengan kapur yang telah dilarutkan sebanyak ± 2kg secara merata. Agar kadar keasaman air sesuai dengan habitat asli ikan patin.

b.    Pembuatan Pabrik dan Mesin Pembuat Pakan.

Pabrik dibuat dengan ukuran 4MX4M. Mesin yang digunakan untuk membuat pakan adalah mesin Domping.

2.    Penyiapan Bibit

Bibit ikan patin didapat/ dibeli dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu.

3.    Pemeliharaan dan Pembesaran.

  • Tahap awal yang dilakukan pada pemeliharaan dan pembesaran adalah dibuatkan tempat khusus di kolam yang telah tersedia seluas ±1M2 dengan bahan terbuat dari jala-jala kecil atau dalam aquarium. Kemudian masukan bibit ikan patin tersebut kedalam kolam kecil atau aquarium tersebut.
  • Bibit yang didapatkan belum bias makan Pakan Butan/ Voer, sehingga harus diberikan pakan khusus berupa serbuk halus yang didapat dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu pada saat pembelian bibit ikan patin. Pemberian pakan serbuk husus ini berlangsung selama 2 minggu, sampai bibit sudah bias makan Pakan Buatan/ Voer.
  • Setelah bibit bisa makan Pakan Buatan/ Voer, barulah bibit ikan patin tersebut dilepaskan kekolam besar yang telah tersedia.
  • Pemberian Pakan dilakukan 2 Kali sehari (pagi dan sore). Jumlah makanan yang diberikan per hari sebanyak 3-5% dari bobot/ berat bibit peliharaan. Jumlah makanan selalu berubah setiap bulan, sesuai dengan kenaikan berat badan ikan dalam kolam. Hal ini dapat diketahuai dengan cara menimbangnya 5-10 ekor ikan contoh yang diambil dari ikan yang dipelihara (sampel).

4.    Panen.

Ikan patin dapat dipanen setelah berumur 6 bulan dengan berat mencapai 600-700 gram/ekor.
a.    Penangkapan.

Penangkapan ikan dengan menggunakan Jaring Bagang.

b.    Pembersihan.

Setelah ikan patin dipanen secara keseluruhan,kemudian dibersihkan. Setelah dibersihkan ikan patin siap di Jual Kepasaran.

E.    HAMA DAN PENYAKIT

a.    Hama

Pada pembesaran ikan patin di jaring terapung hama yang mungkin menyerang antara lain lingsang, kura-kura, biawak, ular air, dan burung. Hama serupa juga terdapat pada usaha pembesaran patin sistem hampang (pen) dan karamba. Karamba yang ditanam di dasar perairan relatif aman dari serangan hama. Pada pembesaran ikan patin di jala apung (sistem sangkar ada hama berupa ikan buntal (Tetraodon sp.) yang merusak jala dan memangsa ikan. Hama lain berupa ikan liar pemangsa adalah udang, dan seluang (Rasbora). Ikan-ikan kecil yang masuk kedalam wadah budidaya akan menjadi pesaing ikan patin dalam hal mencari makan dan memperoleh oksigen.

Untuk menghindari serangan hama pada pembesaran di jala apung (rakit) sebaiknya ditempatkan jauh dari pantai. Biasanya pinggiran waduk atau danau merupakan markas tempat bersarangnya hama, karena itu sebaiknya semak belukar yang tumbuh di pinggir dan disekitar lokasi dibersihkan secara rutin. Cara untuk menghindari dari serangan burung bangau (Lepto-tilus javanicus), pecuk (Phalacrocorax carbo sinensis), blekok (Ramphalcyon capensis capensis) adalah dengan menutupi bagian atas wadah budi daya dengan lembararan jaring dan memasang kantong jaring tambahan di luar kantong jaring budi daya. Mata jaring dari kantong jaring bagian luar ini dibuat lebih besar. Cara ini berfungsi ganda, selain burung tidak dapat masuk, ikan patin juga tidak akan berlompatan keluar.


b. Penyakit

Penyakit ikan patin ada yang disebabkan infeksi dan non-infeksi. Penyakit noninfeksi adalah penyakit yang timbul akibatadanya gangguan faktor yang bukan patogen. Penyakit non-infeksi ini tidak menular. Sedangkan penyakit akibat infeksi biasanya timbul karena gangguan organisme patogen.


1) Penyakit akibat infeksi

Organisme patogen yang menyebabkan infeksi biasanya berupa parasit, jamur, bakteri, dan virus. Produksi benih ikan patin secara masal masih menemui beberapa kendala antara lain karena sering mendapat serangan parasit Ichthyoptirus multifilis (white spot) sehingga banyak benih patin yang mati, terutama benih yang berumur 1-2 bulan. Dalam usaha pembesaran patin belum ada laporan yang mengungkapkan secara lengkap serangan penyakit pada ikan patin, untuk pencegahan, beberapa penyakit akibat infeksi berikut ini sebaiknya diperhatikan.


a. Penyakit parasit

Penyakit white spot (bintik putih) disebabkan oleh parasit dari bangsa protozoa dari jenis Ichthyoptirus multifilis Foquet. Pengendalian: menggunakan metil biru atau methilene blue konsentrasi 1% (satu gram metil biru dalam 100 cc air). Ikan yang sakit dimasukkan ke dalam bak air yang bersih, kemudian kedalamnya masukkan larutan tadi. Ikan dibiarkan dalam larutan selama 24 jam. Lakukan pengobatan berulang-ulang selama tiga kali dengan selang waktu sehari.

b. Penyakit jamur

Penyakit jamur biasanya terjadi akibat adanya luka pada badan ikan. Penyakit ini biasanya terjadi akibat adanya luka pada badan ikan. Penyebab penyakit jamur adalah Saprolegnia sp. dan Achlya sp. Pada kondisi air yang jelek, kemungkinan patin terserang jamur lebih besar. Pencegahan penyakit jamur dapat dilakukan dengan cara menjaga kualitas air agar kondisinya selalu ideal bagi kehidupan ikan patin. Ikan yang terlanjur sakit harus segera diobati. Obat yang biasanya di pakai adalah malachyt green oxalate sejumlah 2 –3 g/m air (1 liter) selama 30 menit. Caranya rendam ikan yang sakit dengan larutan tadi, dan di ulang sampai tiga hari berturut- turut.

c. Penyakit bakteri

Penyakit bakteri juga menjadi ancaman bagi ikan patin. Bakteri yang sering menyerang adalah Aeromonas sp. dan Pseudo-monas sp. Ikan yang terserang akan mengalami pendarahan pada bagian tubuh terutama di bagian dada, perut, dan pangkal sirip. Penyakit bakteri yang mungkin menyerang ikan patin adalah penyakit bakteri yang juga biasa menyerang ikan-ikan air tawar jenis lainnya, yaitu Aeromonas sp. dan Pseudomonas sp. Ikan patin yang terkena penyakit akibat bakteri, ternyata mudah menular, sehingga ikan yang terserang dan keadaannya cukup parah harus segera dimusnahkan. Sementara yang terinfeks, tetapi belum parah dapat dicoba dengan beberapa cara pengobatan. Antara lain: (1) Dengan merendam ikan dalam larutan kalium permanganat (PK) 10-20 ppm selama 30–60 menit, (2) Merendam ikan dalam larutan nitrofuran 5-10 ppm selama 12–24 jam, atau (3) merendam ikan dalam larutan oksitetrasiklin 5 ppm selama 24 jam.


2) Penyakit non-infeksi

Penyakit non-infeksi banyak diketemukan adalah keracunan dan kurang gizi. Keracunan disebabkan oleh banyak faktor seperti pada pemberian pakan yang berjamur dan berkuman atau karena pencemaran lingkungan perairan. Gajala keracunan dapat diidentifikasi dari tingkah laku ikan.

-  Ikan akan lemah, berenang megap-megap dipermukaan air. Pada kasus yang berbahaya, ikan berenang terbalik dan mati. Pada kasus kurang gizi, ikan tampak kurus dan kepala terlihat lebih besar, tidak seimbang dengan ukuran tubuh, kurang lincah dan berkembang tidak normal.

- Kendala yang sering dihadapi adalah serangan parasit Ichthyoptirus multifilis (white spot) mengakibatkan banyak benih mati, terutama benih  yang berumur 1-2 bulan.

-   Penyakit ini dapat membunuh ikan dalam waktu singkat.

- Organisme ini menempel pada tubuh ikan secara bergerombol sampai  ratusan jumlahnya sehingga akan terlihat seperti bintik-bintik putih.

- Tempat yang disukai adalah di bawah selaput lendir sekaligus merusak selaput lendir tersebut.

CARA PENGOLAHAN IKAN PATIN

Ikan Patin dimasak bumbu kuning atau bumbu kunyit memang sudah bukan hal baru. Hal ini karena kunyit terutama untuk menghilangkan bau amis, yang lebih tinggi dari ikan patin. Bumbu lain yang diperlukan juga mudah, cara memasaknya yang sederhana, serta hasilnya yang pasti disukai oleh Anda dan keluarga.

Berikut resep cara memasak ikan patin dengan bumbu kuning atau menggunakan kunyit.

Bahan :

  1. 2 ekor ikan patin, buang isi perutnya dan bersihkan
  2. 1batang sereh, memarkan
  3. 2cm lengkuas, memarkan
  4. 1sdm gula pasir
  5. 5 buah belimbing wuluh, belah menjadi 2 bagian
  6. Jeruk nipis
  7. Daun salam
  8. 2 buah Cabe merah besar, belah, buang bijinya, dan iris-iris menyerong
  9. 2 buah tomat sedang, masing-masing diiris menjadi 4 bagian
  10. Daun bawang, diiris menyerong. (jika suka)
  11. 1/2 sdt garam atau secukupnya
  12. Minyak goreng secukupnya
  13. 400ml santan(jika tak suka santan bisa diganti air)

Bumbu dihaluskan :

  1. 3 siung bawang putih
  2. 6 siung  bawang merah
  3. 1 sdm ketumbar
  4. 5 cm  kunyit
  5. 2 biji kemiri

Cara Memasak :

  1. Ambil garam dan perasan jeruk nipis pada wadah, Ulet ikan pating hingga rata untuk menghilangkan amis, biarkan selama 15  menit.
  2. Tuangkan minyak kedalam wajan, panaskan  sebenar, lalu masukkan ikan patin untuk digoreng hingga matang. Angkat dan sisihkan.
  3. Panaskan sedikit minyak , kemudian tumis bumbu yang dihaluskan hingga mengeluarkan aroma sedap.
  4. Tambahkan santan, garam, gula, daun bawang iris, tomat iris, belimbing wuluh  dibelah, cabai merah iris, daun salam, dan sereh.
  5. Masukkan ikan patin yang sudah digoreng tadi, tutup agar bumbu meresap, dan masak hingga air meletup-letup.
  6. Matikan kompor, dan biarkan dulu sejenak sebelum dihidangkan.

Sunday, 16 November 2014

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium - Blog Jenis - Jenis Ikan

<b>Jenis Ikan</b> Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium - Blog Jenis - Jenis Ikan


<b>Jenis Ikan</b> Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium

Posted: 18 Oct 2014 02:30 PM PDT

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium | Ikan hias merupakan salah satujenis hewan yang banyak dipelihara oleh masyarakat. Ada banya jenis ikan hias yang ada didunia ini. Akan tetapi tidak semua dari mereka cocok untuk dipelihara didalam aquarium. Itu karena ukurannya yang besar, warnanya yang kurang menarik dan lain sebagainnya. 

Nah agar anda tidak salah dalam memilih ikan yang akan gunakan sebagai penghuni aquarium rumah anda, kami memberikan beberapa referensi yang mungkin bisa berguna bagi anda untuk menetukan jenis ikan yangkan menghuni aquarium rumah anda.

Berikut adalah Beberapa Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Aquarium :

1. Mandarinfish

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium

Pada umumnya ikan jenis ini memiliki pola dan warna yg lebih bagus dibanding dengan rivalnya Psychedelic. Selain itu harganya juga murah yaitu sekitar $20 per ekor, namun yang jadi masalah bagi anda untuk memelihara ikan ini adalah pemberian pakannya. Karena ikan hias ini hanya memakan mikro-invertebrata yg hidup di bebatuan koral. Jadi, jika ingin memelihara ikan ini di akuarium rumah, maka kita perlu meletakkan bebatuan koral yg cukup di dalam akuarium selama sebulan agar siikan dapat beradaptasi dengan lingkungannya.

2. Discus

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium

Ikan discus merupakan salah satu ikan yang menjadi primadona di perairan tawar. Sehingga tidak heran jika harga ikan ini mencapai $50 - $80 perekornya untuk anakan yang baru berukuran 3 inci. Namun pakan ikan ini tidak sulit untuk didapatan, karena makanan mereka adalah jentak-jentik, atau bisa juga dengan hati sapi "buatan".

3. Lionfish

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium

Selain disebut Lionfish, ikan juga disebut sebagai Zebrafish. Salah satu ciri khusus yang dimiliki oleh ikan ini adalah adanya tulang dibagian punggungnya, dan tulang itu memiliki racun yang cukup menyakitkan apabila terkena manusia. Maka, jia anda tertarik memlhara ikan ini harus ekstra hati-hati. Karena jangan sampai anda menjadi korban dari hewan kesangan anda sendiri.

4. Moorish Idol

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium
Ikan ini merupakan salah sau jenis ikan yang masuk kedalam kategori ikan yang memiliki harga yang mahal. Hal itu disebabkan ikan ini cukup susak untuk dipelihra. Karena pada umumnya ikan ini memiliki tingkat kesetresan yang tinggi. Akan tetapi jika dipelihara dengan langkah-langkah yang tepat, maka hal yang tersebut akan dapat diatasi.

5. Koi

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium

Ikan koi memiliki banyak variasi warna. Beberapa para penggemar koi mau membayar hingga ribuan dolar hanya untuk seekor koi hanya untuk mencari pola warna koi yg langka.

6. Flame Angel

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium

Ikan ini merupakan ikan yang masih satu family dengan Coral Beauty. Mereka juga memiliki sifat yang sama, akan tapi sifat ikan angel tidak seteguh ikan Coral Beauty.

7. Coral Beauty

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium

Ikan ini dapat disimpan di dalam aquarium rumahan dan juga mampu bertahan hidup dengan baik di dalam habitatnya.

8. Regal Tang

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium

Ikan ini ini adalah salah satu jenis ikan yang termasuk dalam golongan family Surgeonfish, yaitu jenis ikan yang memiliki pisau kecil yang terbuat dari zat kapur yg dapat disembunyikan di depan sirip bagian ekornya. Pisau tersebut digunakan sebagai alat untuk bertahan dari para predator.

9. Parrotfish

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium

Ikan ini disebut seperti tersebut karena bentuk mulutnya seperti paruh burung. Biasanya mulut tersebut digunakan untuk memecah serta memakan invertebrata kecil yang hidup didaerah bebatuan coral

10. African Cichlids

Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium

Ikan ini bisanya ditemukan di danau Tangayika, Malawi, dan Victoria. Biasanya Spesies yg ada di Danau Victoria jumlahnya kurang beragam dan kurang berwarna-warni apabila dibandingkan dengan jenis yang lainnya. Biasanya mereka tumbuh hingga mencapai 6-7 inchi, dan terkecuali untuk Spesies Frontosoa, yg dapat tumbuh hingga 12-14 inchi.

Demikianlah publish saya tentang Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium pada artikel kali ini. Terima kasih atas kunjungan anda, semoga bermanfaat.

Artikel Terkait :

Title : Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium
Description : Jenis Ikan Hias yang Bagus dan Cocok untuk Di Pelihara Di Akuarium | Ikan hias merupakan salah sat...

Friday, 14 November 2014

Jenis Ikan Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium - Blog Jenis - Jenis Ikan

<b>Jenis Ikan</b> Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium - Blog Jenis - Jenis Ikan


<b>Jenis Ikan</b> Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium

Posted: 08 Nov 2014 03:10 PM PST

Jenis Ikan Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium | Ikan Hias merupakan jenis ikan yang biasanya dinikmati dari segi keindahan warna sisiknya. Selain itu bentuk tubuh yang unik juga menjadi fokus dari para pecinta ikan hias.mungkin anda sudah banyak yang tahu tentang Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Baik Untuk Dipelihara.

Pada pembahasan sebelumnya kami sudah memnahas tentang jenis ikan hias air tawar yaang baik untuk dipelihra di akuarium. Nah karena itu saya akan membahas tentang Jenis Ikan Hias Air Laut Paling Indah dan Bagus Dipelihara di Akuarium :

1. Blue Tang

Jenis Ikan Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium

Blue tang atau yang di indonesia biasa disebut dengan nama Lettersix dan yang lebih populernya Dori adalah salah satu jenis ikan hias air laut yang sangat indah, ikan ini biasanya ditemukan di daerah indo-pasifik dimulai dari afrika timur ke kiribati, dan dari utara ke selatan jepang, Lettersix adalah salah satu jenis ikan karang yang biasa hidup kedalaman sekitar 40 meter dari permukaan laut. Biasanya Ikan ini lebih menyukai tempat yang memiliki arus deras pada terumbu ke arah laut sehingga bentuk rumput yang melayang-layang di atas koloni-koloni karang.

2. clownfish

Jenis Ikan Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium

 Ikan ini hidup dibagian perairan yang tropis dangkal dan bersimbiosis dengan anemon sebagai habitatnya. Ikan ini merupakan jenis ikan yang masuk kedalam kelompok pomacentridae. Ikan yang biasa disebut ikan badut ini merupaka merupakan ikan omnivora, ikan ini memakan larva crustacea, parasit yang ada pada anemon dan alga. Ikan ini dikenal sebagi salah satu jensi ikan hias yang cukup agresif dalam menjaga daerah teritorinya.

3. Butterfly Fish

Jenis Ikan Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium

 Butterfly Fish atau yang biasa disebut oleh banyak orang dengan nama ikan kupu-kupup ini memilik banyak jenis genus dan juga spesies yang memiliki ciri fisik beragam warna. Biasanya memiliki ukuran panjang sekitar 15 Cm dan bentuk badannya sedikit pipih.

4. Coral Beauties 

Jenis Ikan Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium

Ikan yang biasa di sebut dengan Angelfish Twospined atau Dusky. Ikan ini meiliki tubuh dan kepala yang berwarna royal dalam biru, serta dikilaukan atas warna-warni oranye sehingga menjadi kuning. Diantara keluarga angelfish Kennedy, ikan ini adalah jenis ikan yang cukup mudah untuk dipelihara.

5. Ikan Hias Yellow Tang

Jenis Ikan Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium

Ikan ini merupakan jenis ikan yang termasuk kedalam keluarga dari surgeonfish. Jika ikan ini sudah beranjak dewasa maka tubuhnya dapat mencapai panjang 20 cm. dan ketebalan sekitar 1-2 cm. Ikan ini pada umumnya yang berkelamin jantan memiliki ukuran yang lebih besar daripada yang berkelamin betina.

Demikianlah beberapa Jenis Ikan Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium. Terima kasih atas kunjungan anda. Semoga dapat bermanfaat.

Title : Jenis Ikan Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium
Description : Jenis Ikan Hias Air Laut Paling Indah | Bagus Dipelihara di Akuarium | Ikan Hias merupakan jenis i...

Monday, 10 November 2014

Jenis Ikan Hias Tanpa Pompa Oksigen - Alam Ikan - Blog Jenis - Jenis Ikan

<b>Jenis Ikan</b> Hias Tanpa Pompa Oksigen - Alam <b>Ikan</b> - Blog Jenis - Jenis Ikan


<b>Jenis Ikan</b> Hias Tanpa Pompa Oksigen - Alam <b>Ikan</b>

Posted: 31 Oct 2014 11:04 AM PDT

Berikut ikan-ikan yang tahan dengan kadar oksigen terlarut cukup rendah, tahan lama walaupun tidak menggunakan Pompa Oksigen, ikan hias yang termasuk dalam kategori ini adalah sebagai berikut:

Ikan Guppy (Poecilia reticulata) Ikan ini tumbuh dan berkembang di perairan air tawar dan beberapa di antaranya juga ada yang hidup di perairan air payau.Guppy selain dikenal sebagai ikan yang gampang berkembang biak juga memiliki julukan ikan 'pelangi' karena pola warna yang beragam dan banyak corak baru yang muncul saat dikawinsilangkan.


Ikan Platy (Xiphophorus maculatus) Ikan platy yang banyak dikenal dikalangan penghobi ikan hias antara lain : platy koral, sunset, mickey mouse, pedang, cendrawasih, variatus, dan hawaii. Meskipun mempunyai varian yang banyak namun pada dasarnya mempunyai ciri yang sama. Ikan ini dapat mencapai ukuran tubuh sebesar 12 cm, atau bahkan lebih pada beberapa jenis tertentu. Ikan platy bersifat pendamai sehingga cocok jika dicampur dengan ikan hias lain.
Molly (Poecilia sphenops) Ikan ini bersifat omnivore. Ukuran tubuhnya relatif cukup besar, maksimal sekitar 12 cm. Hingga kini sudah banyak varietas yang beredar di pasaran dengan warna dan bentuk tubuh yang beragam akibat persilangan dan mutasi. Molly balon, misalnya, yang bertubuh seperti bola akan tampak sangat bagus seperti maskoki mini bila ukurannya sudah besar.Hanya saja jenis ikan ini kurang toleransinya terhadap perubahan atau goncangan suhu yang tinggi.
Ikan cupang merupakan salah satu ikan hias yang mempunyai alat pernapasan tambahan berupa labirin. Ikan ini berkembang dengan cara bertelur dan telurnya menempel pada substrat seperti akar tanaman, daun-daun atau serabut rapia.Ikan cupang termasuk salah satu ikan yang paling mudah dipelihara. Tanpa lampu dan tanpa pompa oksigen, ikan ini mampu bertahan hidup di dalam aquarium. Ikan ini mudah stress jika dipasang lampu. Ikan cupang lebih suka yang remang-remang dan gelap. Jenis ikan cupang juga bermacam-macam, ada ikan culang hias dan cupang aduan. Ikan cupang hias memiliki warna dan ekor lebar yang cantik. 

Friday, 7 November 2014

Jenis Ikan Hias Aquarium Air Tawar Cantik Rosy Barb | Seputar Ikan - Blog Jenis - Jenis Ikan

<b>Jenis Ikan</b> Hias Aquarium Air Tawar Cantik Rosy Barb | Seputar <b>Ikan</b> - Blog Jenis - Jenis Ikan


<b>Jenis Ikan</b> Hias Aquarium Air Tawar Cantik Rosy Barb | Seputar <b>Ikan</b>

Posted: 19 Oct 2014 09:55 AM PDT

Jenis Ikan Hias Aquarium Air Tawar Cantik Rosy Barb

Barb Kemerahan (Pethia conchonius) adalah ikan air tawar cyprinid subtropis ditemukan di Asia selatan dari Afghanistan ke Bangladesh. 

Deskripsi Fisik  

Ikan merah muda ini adalah salah satu spesies yang lebih besar dari Barbs tumbuh sampai 14 cm panjangnya. Warna mereka menjadi lebih berani selama periode kawin mereka. jantan ini memiliki warna merah muda cerah dan betina sedikit gemuk. Juga mencatat bahwa betina tidak memiliki warna hitam di sirip mereka sementara jantan punya warna hitam pada sirip. Mereka mungkin berat sampai 12 Ons ketika sudah dewasa.

Jenis Ikan Hias Aquarium Air Tawar Cantik Rosy Barb
Jenis Ikan Hias Aquarium Air Tawar Cantik Rosy Barb Jantan
Jenis Ikan Hias Aquarium Air Tawar Cantik Rosy Barb
Jenis Ikan Hias Aquarium Air Tawar Cantik Rosy Barb Betina

Habitat dan Diet

Di alam liar diet omnivora mereka terdiri dari cacing, serangga, krustasea, dan materi tanaman. Mereka memiliki umur hingga 5 tahun. Barbs Rosy  hidup di danau dan air mengalir cepat di iklim subtropis. Habitat alami mereka memiliki pH 6 sampai 8, kekerasan air dari 5-19 Bina Marga, dan berbagai suhu 64-72 ° F (18-22 ° C). 

Perawatan dan Reproduksi

Ketika si betina siap untuk bertelur, dia akan tampak bengkak dengan telur. jantan akan melingkari dan mengejar betina, berulang kali menyenggol kepala dan perut daerah nya. Pemijahan biasanya terjadi di pagi hari, dan berlangsung beberapa jam mengakibatkan beberapa ratus telur. Telur biasanya disimpan dalam kelompok tanaman.

Menetas muda dalam 24 sampai 36 jam, tergantung pada suhu air. Sehari kemudian, ikan muda akan menggantung pada tanaman, dan  atau sisi akuarium jika pembibitan berlangsung di akuarium. Dalam waktu sekitar enam hari muda bebas-berenang dan akan mencari makanan. Dalam penangkaran, mereka bisa diberi makan yang baru menetas udang air asin. 

Dalam akuarium

Rosy Barb adalah aktif, spesies damai cocok untuk akuarium komunitas. Hal ini dianggap salah satu ikan tabah, ringan dan indah, dan yang paling mengesankan berwarna selama periode kawin. Hal ini dapat disimpan bersama-sama dengan ikan kecil lainnya tetapi dapat menjadi agresif terhadap ikan lain dan menggigit sirip mereka. Mereka akan makan sebagian besar makanan yang diberikan kepada mereka. Mereka terbaik disimpan dalam kelompok 5 atau lebih.